Banser Soroti Pemerintah Kabupaten Cianjur

Banser Cianjur

Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali mendapat sorotan tajam setelah Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Satkorcab Banser) bersama para guru ngaji dan pimpinan pesantren menilai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur gagal memenuhi janji kampanye terkait pemberian insentif bagi guru ngaji. Janji tersebut disebut tidak pernah terealisasi meski sudah lebih dari dua tahun masa jabatan berjalan.

Komandan Satkorcab Banser Cianjur, H. E. Durohman, menyatakan bahwa ketidakmampuan pemerintah daerah merealisasikan program prioritas keagamaan merupakan bentuk pengingkaran terhadap komitmen politik. Ia menilai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur telah menipu rakyat dengan janji yang hanya manis di panggung kampanye.

“Kami menyatakan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur tidak melaksanakan janji kampanyenya untuk memberikan insentif kepada guru ngaji. Fakta ini menunjukkan ketidakjujuran pemerintah daerah,” tegas Durohman dalam pernyataan sikap, Kamis (13/11/2025).

Banser bersama unsur pesantren juga menilai Pemkab Cianjur tidak konsisten dan tidak amanah. Kegagalan memenuhi komitmen yang menyangkut kesejahteraan guru ngaji, bantuan Rp 25 juta per RT, hingga Rp 300 juta untuk pesantren dinilai sebagai bukti lemahnya integritas kepemimpinan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup